Work
Perancangan ERP untuk Menghubungkan Operasional Bisnis Retail
Menerjemahkan proses operasional retail menjadi kebutuhan ERP yang terstruktur, terdokumentasi, dan siap dikembangkan.
A real problem. A solution built to run.
Every project starts with a real need that must be understood, simplified, and translated into a solution people can actually use.
Retail & Enterprise OperationsBisnis retail memiliki proses operasional, transaksi, data, dan pengguna yang perlu dipetakan sebelum dihubungkan di dalam ERP.
Project berfokus membangun fondasi kebutuhan yang jelas agar sistem benar-benar mengikuti proses bisnis.
Peran saya: Business & System Analyst. Fokusnya adalah menghubungkan kebutuhan project dengan analisis, dokumentasi, koordinasi, dan implementasi yang dapat dijalankan.
Not a pile of features. One connected system.
Scope is shaped as a connected workflow, so the system works as one coherent experience rather than a collection of isolated features.
Konteks & Tujuan Project
Memahami latar belakang, pengguna, dan kebutuhan utama yang menjadi dasar pengembangan sistem.
- Bisnis retail memiliki proses operasional, transaksi, data, dan pengguna yang perlu dipetakan sebelum dihubungkan di dalam ERP.
- Project berfokus membangun fondasi kebutuhan yang jelas agar sistem benar-benar mengikuti proses bisnis.
Kontribusi dan Tanggung Jawab
Ruang lingkup pekerjaan yang saya tangani langsung selama project berjalan.
- Menggali kebutuhan dan melakukan meeting bersama client.
- Memetakan proses operasional retail.
- Menyusun BRD, FSD, dan TSD.
- Membuat mockup, user manual, dan test case.
Output, Dokumen & Implementasi
Hasil kerja yang menjadi acuan komunikasi, pengembangan, pengujian, atau operasional sistem.
- Business Requirement Document.
- Functional dan Technical Specification.
- Mockup aplikasi ERP.
- Test case dan user manual.
The value is in what changes after the system is used.
- ERP dibangun berdasarkan proses nyata
Requirement disusun dari kebutuhan operasional client.
- Developer memiliki acuan lebih lengkap
Dokumen fungsional dan teknis mengurangi interpretasi yang berbeda.
- Pengujian lebih terarah
Test case menjadi dasar validasi fungsi sistem.