Ferry Ferdana Work
Pelaksanaan Event KPLN untuk Kementerian Pertanian
Back to portfolio
Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Pelaksanaan Event KPLN untuk Kementerian Pertanian

Memimpin perencanaan dan pelaksanaan Event KPLN, mulai dari pemahaman kebutuhan, konsep kegiatan, budgeting, koordinasi tim dan vendor, hingga pengendalian kualitas di lapangan.

ClientKementerian Pertanian Republik Indonesia
RoleBusiness Owner
PeriodAug 2023 — Oct 2023
TypeGovernment Event Management
OVERVIEW

A real problem. A solution built to run.

Every project starts with a real need that must be understood, simplified, and translated into a solution people can actually use.

Pelaksanaan Event KPLN untuk Kementerian PertanianGovernment, Agriculture & Event Management

Project ini menunjukkan kemampuan PT Nusa Solusi Utama dalam menangani pekerjaan pemerintah yang membutuhkan koordinasi banyak pihak dan ketepatan eksekusi.

Sebagai Project Director, saya terlibat sejak tahap awal untuk memahami tujuan kegiatan, kebutuhan stakeholder, keluaran yang diharapkan, kebutuhan personel, perlengkapan, vendor, dokumentasi, serta kontrol pelaksanaan.

Event yang baik bukan hanya terlihat berjalan pada hari pelaksanaan. Di belakangnya harus ada scope yang jelas, pembagian kerja, kesiapan teknis, anggaran, dan komunikasi yang terkendali.

Dari kebutuhan menjadi rencana yang dapat dijalankan

Saya membantu menyusun struktur pekerjaan, jadwal, kebutuhan sumber daya, serta koordinasi lintas tim sehingga setiap aktivitas memiliki penanggung jawab dan target yang jelas.

Mengendalikan kualitas eksekusi

Selama proses pelaksanaan, saya memastikan kebutuhan teknis dan operasional tetap sesuai dengan ruang lingkup, sekaligus mengelola penyesuaian yang muncul di lapangan.

Catatan: kepanjangan resmi KPLN, lokasi, serta detail internal kegiatan tidak ditampilkan karena belum menjadi bagian dari data portfolio yang dikonfirmasi.

Government EventKementerian PertanianEvent ManagementProject DirectionBudgetingVendor CoordinationStakeholder ManagementQuality Control
SYSTEM / SCOPE

Not a pile of features. One connected system.

Scope is shaped as a connected workflow, so the system works as one coherent experience rather than a collection of isolated features.

Event Discovery & Scope
  • Memahami tujuan dan kebutuhan stakeholder.
  • Mendefinisikan ruang lingkup kegiatan.
  • Mengidentifikasi kebutuhan teknis dan operasional.
  • Menentukan output dan standar hasil.
Planning, Resource & Budgeting
  • Menyusun struktur pekerjaan dan jadwal.
  • Menghitung kebutuhan personel dan vendor.
  • Menentukan kebutuhan perlengkapan.
  • Menyusun dan mengendalikan anggaran project.
Coordination & Execution
  • Membagi peran dan tanggung jawab tim.
  • Mengoordinasikan vendor serta pihak pendukung.
  • Menjaga komunikasi dengan stakeholder.
  • Mengendalikan proses pelaksanaan di lapangan.
Documentation & Quality Control
  • Memastikan kebutuhan dokumentasi tersedia.
  • Memantau kesesuaian output dengan scope.
  • Mengelola penyesuaian dan penyelesaian kendala.
  • Menjaga hasil akhir layak diserahkan.
IMPACT / VALUE

The value is in what changes after the system is used.

FROMcomplex processesTOclearer operations
  • Rencana lebih terstruktur: kebutuhan kegiatan diterjemahkan menjadi pekerjaan, sumber daya, jadwal, dan biaya yang jelas.
  • Koordinasi lintas pihak: stakeholder, tim, dan vendor bergerak berdasarkan tanggung jawab yang sama-sama dipahami.
  • Eksekusi lebih terkendali: perubahan lapangan ditangani tanpa kehilangan arah utama project.
  • Akuntabilitas: hasil kegiatan dapat ditelusuri melalui scope, budgeting, dokumentasi, dan kontrol kualitas.
NEXT STEP

Facing a similar problem? We can start with the process.