Work
Perancangan ERP untuk Operasional Hutama Karya Tol
Menerjemahkan kebutuhan operasional Hutama Karya Tol menjadi dokumen bisnis, rancangan fungsional, mockup, dan spesifikasi teknis.
A real problem. A solution built to run.
Every project starts with a real need that must be understood, simplified, and translated into a solution people can actually use.
BUMN, Toll Road & EnterpriseOperasional jalan tol membutuhkan sistem enterprise yang mampu menerjemahkan proses kerja menjadi modul dan data yang saling terhubung.
Project dimulai dari pemahaman proses bisnis agar kebutuhan aplikasi tidak dibangun berdasarkan asumsi.
Peran saya: Business & System Analyst. Fokusnya adalah menghubungkan kebutuhan project dengan analisis, dokumentasi, koordinasi, dan implementasi yang dapat dijalankan.
Not a pile of features. One connected system.
Scope is shaped as a connected workflow, so the system works as one coherent experience rather than a collection of isolated features.
Konteks & Tujuan Project
Memahami latar belakang, pengguna, dan kebutuhan utama yang menjadi dasar pengembangan sistem.
- Operasional jalan tol membutuhkan sistem enterprise yang mampu menerjemahkan proses kerja menjadi modul dan data yang saling terhubung.
- Project dimulai dari pemahaman proses bisnis agar kebutuhan aplikasi tidak dibangun berdasarkan asumsi.
Kontribusi dan Tanggung Jawab
Ruang lingkup pekerjaan yang saya tangani langsung selama project berjalan.
- Menggali kebutuhan bersama client dan stakeholder.
- Memetakan proses bisnis yang akan masuk ke ERP.
- Menyusun BRD, FSD, dan TSD.
- Membuat mockup, test case, dan user manual.
Output, Dokumen & Implementasi
Hasil kerja yang menjadi acuan komunikasi, pengembangan, pengujian, atau operasional sistem.
- Dokumen kebutuhan ERP.
- Rancangan fungsional dan teknis.
- Mockup antarmuka.
- Test case serta panduan penggunaan.
The value is in what changes after the system is used.
- Kebutuhan enterprise lebih terstruktur
Proses operasional diterjemahkan menjadi requirement yang dapat ditindaklanjuti.
- Komunikasi bisnis dan teknis lebih selaras
Dokumentasi menjadi acuan bersama stakeholder dan developer.
- Implementasi lebih siap diuji
Test case dan mockup membantu validasi sebelum penggunaan.