Work
Enterprise Content Management untuk Tata Kelola Dokumen LPS
Memimpin pengembangan Enterprise Content Management LPS untuk mendukung pengelolaan dokumen dan informasi organisasi secara lebih terstruktur.
A real problem. A solution built to run.
Every project starts with a real need that must be understood, simplified, and translated into a solution people can actually use.
Financial Institution, Document Management & Enterprise TechnologyEnterprise Content Management dibangun untuk membantu pengelolaan dokumen dan informasi organisasi agar lebih tertata serta memiliki fondasi teknis yang jelas.
Peran saya memastikan rancangan dapat diterjemahkan menjadi pembagian pekerjaan, struktur data, dan implementasi aplikasi yang konsisten.
Peran saya: Lead Developer—menghubungkan spesifikasi, database, antarmuka, dan koordinasi tim menjadi implementasi yang dapat dijalankan.
Not a pile of features. One connected system.
Scope is shaped as a connected workflow, so the system works as one coherent experience rather than a collection of isolated features.
Konteks & Tujuan Project
- Mendukung pengelolaan konten dan dokumen organisasi dalam sistem enterprise.
- Menyediakan struktur teknis yang dapat dikembangkan berdasarkan proses dan kewenangan pengguna.
- Menjaga konsistensi antara kebutuhan, spesifikasi, database, dan antarmuka.
Kontribusi dan Tanggung Jawab
- Membagi serta mengendalikan pekerjaan developer sesuai ruang lingkup.
- Menyusun Technical Specification Document sebagai acuan implementasi.
- Merancang struktur database untuk kebutuhan konten dan informasi.
- Terlibat dalam pembuatan front-end aplikasi.
- Memantau progres dan membantu penyelesaian kendala teknis.
Output Utama
- Technical Specification Document.
- Struktur database aplikasi.
- Implementasi front-end.
- Pembagian pekerjaan dan kontrol progres developer.
- Fondasi Enterprise Content Management.
The value is in what changes after the system is used.
- Dokumen dan informasi lebih terstruktur
Fondasi sistem mendukung pengelolaan konten organisasi secara lebih tertata.
- Implementasi mengikuti spesifikasi
TSD menjadi penghubung antara rancangan dan pekerjaan teknis developer.
- Struktur data lebih siap dikembangkan
Database dirancang untuk mendukung kebutuhan aplikasi enterprise.
- Pekerjaan tim lebih terkendali
Pembagian tugas dan pemantauan progres membantu menjaga arah pengembangan.